Gaji PNS di Kota Ternate secara ringkas
Kota Ternate di Provinsi Maluku Utara dikenal sebagai ibu kota provinsi sekaligus salah satu kota bersejarah di Indonesia timur. Sebagai pusat pemerintahan provinsi, Ternate juga memiliki pemerintahan kota dengan perangkat daerah yang diisi PNS kota. Selain itu, sejumlah instansi vertikal dan perangkat provinsi turut beroperasi di wilayah ini.
Bagi calon pelamar, pertanyaan yang wajar muncul adalah seberapa besar gaji PNS di Kota Ternate. Jawabannya bertumpu pada dua hal: gaji pokok yang bersifat nasional dan tunjangan yang ditetapkan sesuai kebijakan masing-masing instansi atau daerah.
Karena ada beberapa jenis instansi di satu kota, penghasilan PNS di Ternate bisa berbeda-beda antarpegawai meski golongannya sama. Perbedaan itu bersumber dari jenis tunjangan yang berlaku di instansi tempat mereka bertugas.
Gaji pokok PNS Ternate menurut golongan
Gaji pokok PNS mengikuti skala nasional dalam PP No. 5 Tahun 2024, sehingga angkanya sama untuk seluruh PNS di Indonesia, termasuk di Kota Ternate. Besarnya ditentukan oleh golongan dan masa kerja. Rincian rentangnya ada pada tabel berikut.
| Golongan | Rentang gaji pokok per bulan |
|---|---|
| I/a | Rp 1.685.700 – Rp 2.522.600 |
| I/b | Rp 1.840.800 – Rp 2.670.700 |
| I/c | Rp 1.918.700 – Rp 2.783.700 |
| I/d | Rp 1.999.900 – Rp 2.901.400 |
| II/a | Rp 2.184.000 – Rp 3.643.400 |
| II/b | Rp 2.385.000 – Rp 3.797.500 |
| II/c | Rp 2.485.900 – Rp 3.958.200 |
| II/d | Rp 2.591.100 – Rp 4.125.600 |
| III/a | Rp 2.785.700 – Rp 4.575.200 |
| III/b | Rp 2.903.600 – Rp 4.768.800 |
| III/c | Rp 3.026.400 – Rp 4.970.500 |
| III/d | Rp 3.154.400 – Rp 5.180.700 |
| IV/a | Rp 3.287.800 – Rp 5.399.900 |
| IV/b | Rp 3.426.900 – Rp 5.628.300 |
| IV/c | Rp 3.571.900 – Rp 5.866.400 |
| IV/d | Rp 3.723.000 – Rp 6.114.500 |
| IV/e | Rp 3.880.400 – Rp 6.373.200 |
Angka paling kiri pada setiap golongan berlaku bagi pegawai dengan masa kerja terpendek, sedangkan angka paling kanan bagi masa kerja terpanjang. Selama berkarier, posisi gaji PNS akan bergeser ke kanan seiring bertambahnya masa kerja dan kenaikan pangkat.
Komponen penghasilan selain gaji pokok
Gaji pokok bukan satu-satunya sumber penghasilan PNS. Ada sejumlah tunjangan yang menempel dan membuat total penerimaan bulanan lebih besar. Uraian menyeluruh soal komponen ini tersedia di halaman gaji pokok PNS.
Untuk PNS yang bertugas di instansi pusat atau kementerian yang memiliki kantor di Ternate, tunjangan kinerja (tukin) mengikuti kelas jabatan instansinya. Sebaliknya, PNS di lingkungan Pemerintah Kota Ternate menerima Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) yang ditetapkan wali kota, bukan tukin kementerian. Dua jenis tunjangan ini berbeda dasar hukum dan besaran kelasnya.
Selain itu, PNS di mana pun menerima tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tunjangan jabatan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga total penghasilan tidak sama dengan angka gaji pokok saja.
Tunjangan keluarga dan tunjangan lain
Beberapa tunjangan yang berlaku umum di seluruh Indonesia adalah sebagai berikut.
- Tunjangan suami/istri 10% dari gaji pokok.
- Tunjangan anak 2% dari gaji pokok per anak, maksimal dua anak.
- Tunjangan pangan/beras sesuai jumlah anggota keluarga.
- Tunjangan umum atau tunjangan jabatan, tergantung posisi pegawai.
Bagi PNS yang sering bertugas ke luar daerah, biaya perjalanan dinas juga menambah penerimaan pada bulan berjalan, meski sifatnya tidak tetap. Karena itu, total penghasilan bulanan seorang PNS bisa bervariasi dari bulan ke bulan.
Faktor yang memengaruhi besaran penghasilan
Meski gaji pokok seragam, total penghasilan PNS bisa berbeda karena beberapa faktor. Pertama, golongan dan masa kerja. Kedua, jenis instansi tempat bertugas, apakah kementerian, pemerintah provinsi, atau pemerintah kota. Ketiga, jabatan yang diemban, karena jabatan menentukan tunjangan. Keempat, kebijakan tunjangan daerah yang berlaku di Kota Ternate.
Dengan memahami faktor-faktor ini, calon pelamar bisa menaksir penghasilan secara lebih realistis alih-alih berpatokan pada satu angka gaji pokok saja. Perbandingan skema penghasilan antarjenis instansi dapat dilihat pada halaman skema gaji PNS.
Ada dua jalur utama menaikkan penghasilan tanpa berpindah instansi. Pertama, kenaikan gaji berkala setiap dua tahun masa kerja bila kinerja dinilai baik. Kedua, kenaikan pangkat yang memindahkan pegawai ke golongan dengan rentang gaji lebih tinggi.
Selain itu, pengembangan karier ke jabatan yang lebih tinggi umumnya membuka akses pada tunjangan jabatan yang lebih besar. Karena itu, menjaga kinerja dan melengkapi syarat kenaikan pangkat menjadi kunci perbaikan penghasilan dalam jangka panjang.
Calon pelamar kerap menanyakan apakah gaji PNS di Ternate sama dengan di kota besar di Jawa. Karena gaji pokok berskala nasional, angkanya identik; perbedaan hanya pada tunjangan yang berlaku di masing-masing instansi dan daerah.
Pertanyaan lain soal waktu pembayaran. Gaji dibayarkan setiap bulan, berisi gaji pokok ditambah tunjangan yang menjadi hak, dikurangi potongan seperti pajak penghasilan. Untuk memahami angka bersih yang diterima, pembaca dapat merujuk halaman total gaji PNS.
Kenaikan gaji ASN 2025
Terhitung Oktober 2025, gaji ASN aktif naik berdasarkan Perpres No. 79 Tahun 2025. Kenaikannya 8% untuk golongan I dan II, 10% untuk golongan III, serta 12% untuk golongan IV, dengan rapel yang dibayarkan pada November 2025. PNS di Kota Ternate, baik di instansi pusat maupun daerah, ikut menikmati penyesuaian ini.
Kenaikan tersebut memperbaiki penghasilan ASN aktif. Namun perlu dipahami, uang pensiun mengikuti PP No. 8 Tahun 2024 dan tidak termasuk cakupan Perpres 79/2025.
Untuk memperkirakan penghasilan bulanan, mulai dari gaji pokok sesuai golongan dan masa kerja, lalu tambahkan tunjangan keluarga bila sudah menikah atau memiliki anak, serta tunjangan yang berlaku di instansi tempat bertugas.
Jangan lupa memperhitungkan potongan seperti pajak penghasilan, karena angka yang masuk rekening adalah penghasilan bruto dikurangi potongan tersebut. Dengan cara ini, perkiraan penghasilan akan jauh lebih mendekati kenyataan yang sesungguhnya.
Dengan memahami faktor-faktor tersebut, calon pelamar dapat memperkirakan penghasilan secara lebih masuk akal sebelum memutuskan melamar di instansi tertentu.
Pembaruan data: Angka gaji pokok pada artikel ini mengacu pada PP No. 5 Tahun 2024 yang masih berlaku pada 2026. Sejak Oktober 2025, gaji ASN aktif naik sesuai Perpres No. 79 Tahun 2025 (golongan I–II 8%, golongan III 10%, golongan IV 12%, rapel dibayar November 2025).







