Gaji pokok PNS golongan 3a atau III/a menjadi perhatian banyak pelamar, terutama lulusan S1 yang umumnya masuk melalui golongan ini. Memahami besaran gaji pokoknya membantu calon PNS menyusun ekspektasi penghasilan sejak awal.
Golongan III/a adalah langkah pertama dalam jenjang golongan III yang cukup panjang. Artikel ini mengulas besaran gaji pokoknya, faktor yang menaikkannya, serta tunjangan yang menyertai.
Golongan 3a dan Posisinya dalam Struktur PNS
Golongan III/a adalah ruang terendah dalam golongan III. Golongan ini umumnya ditempati PNS dengan pendidikan S1, baik di instansi pusat maupun daerah. Dari golongan 3a, seorang PNS dapat naik ke III/b, III/c, III/d, dan seterusnya seiring masa kerja serta kenaikan pangkat.
Golongan III juga berlaku untuk jabatan fungsional tertentu seperti guru, dosen, atau tenaga kesehatan. Karena itu, gaji pokok golongan 3a menjadi titik awal yang relevan bagi banyak profesi di lingkungan pemerintahan.
Besaran Gaji Pokok Golongan 3a
Sesuai PP No. 5 Tahun 2024, gaji pokok golongan III/a berada pada rentang Rp 2.785.700 hingga Rp 4.575.200 per bulan. Angka terendah berlaku pada awal masa kerja, sedangkan angka tertinggi dicapai pada akhir rentang golongan.
| Golongan | Gaji Pokok per Bulan |
|---|---|
| III/a | Rp 2.785.700 – Rp 4.575.200 |
| III/b | Rp 2.903.600 – Rp 4.768.800 |
| III/c | Rp 3.026.400 – Rp 4.970.500 |
| III/d | Rp 3.154.400 – Rp 5.180.700 |
Perlu dicatat, posisi Anda dalam rentang ini ditentukan masa kerja. Semakin lama bertugas, semakin tinggi gaji pokok dalam golongan yang sama.
Faktor yang Menaikkan Gaji Pokok 3a
- Kenaikan gaji berkala setiap dua tahun masa kerja.
- Kenaikan pangkat yang membawa ke golongan lebih tinggi.
- Penyesuaian gaji pokok secara nasional oleh pemerintah.
Ketiga faktor ini bisa berjalan bersamaan, sehingga gaji pokok seorang PNS umumnya meningkat seiring waktu. Karena itu, gaji awal bukanlah angka tetap sepanjang karier.
Tunjangan yang Menyertai Gaji Pokok 3a
Gaji pokok hanyalah salah satu komponen. PNS golongan 3a juga menerima tunjangan keluarga sebesar 10% untuk pasangan dan 2% per anak, maksimal dua anak. Ada pula tunjangan pangan dan tunjangan umum.
Jika menduduki jabatan fungsional, muncul tunjangan fungsional. Di kementerian tertentu, tunjangan kinerja bisa menambah penghasilan. Untuk gambaran menyeluruh, baca artikel gaji pokok PNS dan gaji PNS per golongan.
Penyesuaian Gaji Terbaru
Selain gaji berkala, pemerintah menyesuaikan gaji pokok secara nasional. Penyesuaian terbaru bagi ASN aktif dilakukan melalui Perpres No. 79 Tahun 2025, yang membuat gaji golongan III naik 10% sejak Oktober 2025.
Bagi PNS golongan 3a, kenaikan ini langsung terasa pada penghasilan bulanan, dengan rapel dibayarkan November 2025. Informasi lebih lanjut soal kenaikan berkala bisa dibaca di artikel gaji berkala PNS.
Perbandingan Golongan 3a dengan Golongan Lain
Dibandingkan golongan II, gaji pokok golongan III/a memang lebih tinggi. Namun yang perlu diperhatikan adalah posisinya dalam rentang: seorang PNS golongan III/a yang sudah lama bertugas bisa memiliki gaji pokok mendekati angka tertinggi golongannya.
Jika dibandingkan dengan golongan IV, gaji pokok golongan 3a masih lebih rendah. Perbedaan ini menjadi dorongan bagi PNS untuk terus mengembangkan karier hingga mencapai golongan yang lebih tinggi.
Gaji CPNS pada Golongan 3a
Selama berstatus CPNS, gaji pokok yang dibayarkan adalah 80% dari gaji pokok golongan III/a. Artinya, seorang CPNS lulusan S1 belum menerima angka penuh Rp 2.785.700, melainkan 80% dari angka tersebut.
Selain persentase itu, tunjangan yang diterima CPNS juga mengikuti ketentuan tersendiri. Setelah diangkat menjadi PNS, barulah gaji pokok dibayarkan penuh sesuai golongan.
Kesalahan Umum Memahami Gaji Golongan 3a
Kesalahan pertama adalah menganggap angka Rp 2.785.700 sebagai gaji bersih. Padahal itu gaji pokok, yang masih ditambah tunjangan dan dikurangi potongan.
Kesalahan kedua adalah menyangka gaji pokok 3a tidak akan berubah. Kenyataannya, kenaikan gaji berkala setiap dua tahun serta penyesuaian nasional membuat angka ini terus bergerak naik. Memahami hal ini mencegah salah tafsir saat merencanakan penghasilan.
Tips Memaksimalkan Penghasilan di Golongan 3a
Meski gaji pokok ditentukan aturan, total penghasilan masih bisa bertambah. Caranya antara lain dengan mengurus kenaikan gaji berkala tepat waktu, mengejar kenaikan pangkat, dan memastikan tunjangan yang menjadi hak Anda terhitung dengan benar.
Bagi yang berkeluarga, pastikan data tanggungan keluarga diperbarui agar tunjangan keluarga ikut masuk. Langkah administratif sederhana ini berdampak nyata pada penghasilan bulanan.
Prospek Kenaikan dari Golongan 3a
Dari golongan 3a, jenjang berikutnya adalah III/b, III/c, dan III/d. Setiap kenaikan golongan membuka rentang gaji pokok yang lebih tinggi, sehingga penghasilan bertambah.
Waktu untuk naik golongan bergantung pada masa kerja dan pemenuhan syarat kenaikan pangkat. Dengan perencanaan karier yang baik, seorang PNS dapat berpindah golongan secara teratur dan menikmati gaji pokok yang terus meningkat.
Hal yang Perlu Dicek di Slip Gaji 3a
Saat menerima slip gaji, pastikan gaji pokok tercantum sesuai golongan dan masa kerja Anda. Periksa juga tunjangan keluarga bila sudah berkeluarga, serta tunjangan lain yang menjadi hak Anda.
Jika ada selisih, ajukan pertanyaan kepada bagian kepegawaian. Pengecekan rutin semacam ini memastikan hak Anda terpenuhi dan penghasilan dihitung sesuai ketentuan yang berlaku.
Ringkasan Golongan 3a
Gaji pokok PNS golongan 3a berada pada rentang Rp 2.785.700 sampai Rp 4.575.200 sesuai PP No. 5 Tahun 2024. Angka ini naik lewat gaji berkala tiap dua tahun dan kenaikan pangkat, serta disesuaikan secara nasional melalui Perpres No. 79 Tahun 2025.
Total penghasilan golongan 3a lebih besar daripada gaji pokok karena ada tunjangan keluarga, pangan, umum, dan tunjangan lain yang menjadi hak pegawai. Karena itu, memahami setiap komponen penting agar penghasilan yang diterima dapat dipastikan sesuai ketentuan.
Pembaruan data: Angka gaji pokok pada artikel ini mengacu pada PP No. 5 Tahun 2024 yang masih berlaku pada 2026. Sejak Oktober 2025, gaji ASN aktif naik sesuai Perpres No. 79 Tahun 2025: golongan I-II naik 8%, golongan III naik 10%, dan golongan IV naik 12%, dengan rapel dibayarkan pada November 2025.






