Pertanyaan “berapa gaji PNS?” sebenarnya tidak punya satu jawaban tunggal. Angkanya bergantung pada golongan, masa kerja, dan tempat bertugas. Seorang PNS bisa menerima penghasilan bulanan yang jauh berbeda dari rekannya di kementerian lain meski golongannya sama.
Agar gambarnya utuh, simak gaji pokok menurut golongan, komponen tunjangan, tunjangan kinerja antar kementerian, dan faktor yang membuat penerimaan tiap PNS berbeda.
Jawaban Singkat: Kisaran Gaji Pokok PNS
Gaji pokok PNS diatur dalam PP Nomor 5 Tahun 2024. Golongan terendah, I/a, dimulai dari Rp 1.685.700 per bulan, sedangkan golongan tertinggi, IV/e, mencapai Rp 6.373.200 per bulan. Rentang dalam satu golongan muncul karena perbedaan masa kerja.
Untuk gambaran cepat: golongan I berada di kisaran Rp 1,6–2,9 juta, golongan II Rp 2,1–4,1 juta, golongan III Rp 2,7–5,1 juta, dan golongan IV Rp 3,2–6,3 juta per bulan. Angka ini gaji pokok saja, belum termasuk tunjangan.
Gaji Pokok PNS Tiap Golongan
Tabel berikut memuat rentang terendah sampai tertinggi setiap golongan sesuai lampiran PP 5/2024. Pembahasan lebih rinci ada di gaji pokok PNS.
| Golongan | Gaji Pokok per Bulan (PP 5/2024) |
|---|---|
| I/a | Rp 1.685.700 – Rp 2.522.600 |
| I/b | Rp 1.840.800 – Rp 2.670.700 |
| I/c | Rp 1.918.700 – Rp 2.783.700 |
| I/d | Rp 1.999.900 – Rp 2.901.400 |
| II/a | Rp 2.184.000 – Rp 3.643.400 |
| II/b | Rp 2.385.000 – Rp 3.797.500 |
| II/c | Rp 2.485.900 – Rp 3.958.200 |
| II/d | Rp 2.591.100 – Rp 4.125.600 |
| III/a | Rp 2.785.700 – Rp 4.575.200 |
| III/b | Rp 2.903.600 – Rp 4.768.800 |
| III/c | Rp 3.026.400 – Rp 4.970.500 |
| III/d | Rp 3.154.400 – Rp 5.180.700 |
| IV/a | Rp 3.287.800 – Rp 5.399.900 |
| IV/b | Rp 3.426.900 – Rp 5.628.300 |
| IV/c | Rp 3.571.900 – Rp 5.866.400 |
| IV/d | Rp 3.723.000 – Rp 6.114.500 |
| IV/e | Rp 3.880.400 – Rp 6.373.200 |
Golongan ditentukan oleh jenjang pendidikan. Lulusan SMP ke bawah umumnya masuk golongan I, lulusan pendidikan menengah hingga D3 masuk golongan II, sedangkan lulusan S1 hingga S3 menempati golongan III dan IV. Perbedaan golongan III dan IV terletak pada jabatan dan pangkat.
Perlu dipahami, angka pada tabel adalah gaji pokok saja. Penghasilan yang diterima setiap bulan biasanya lebih besar karena ada tunjangan di atasnya. Karena itu, bertanya soal berapa gaji PNS tanpa menyebut golongan akan menghasilkan jawaban yang kurang tepat.
Komponen yang Melengkapi Gaji Pokok
Gaji PNS tidak berhenti di gaji pokok. Ada beberapa tunjangan yang menambah penerimaan bulanan. Uraian lengkapnya ada di komponen gaji PNS.
Tunjangan keluarga
PNS yang sudah menikah menerima tambahan 10% dari gaji pokok untuk suami atau istri. Untuk setiap anak ditambahkan 2% dari gaji pokok dengan batas maksimal dua anak. Karena itu seorang PNS berkeluarga bisa menerima lebih besar dari rekannya yang lajang di golongan sama.
Tunjangan pangan dan tunjangan umum
Tunjangan beras atau pangan diberikan setiap bulan, begitu pula tunjangan umum bagi pegawai yang tidak menerima tunjangan jabatan struktural atau fungsional. Nilainya menyesuaikan golongan masing-masing.
Tunjangan jabatan
PNS yang menduduki jabatan struktural tertentu menerima tunjangan jabatan. Tunjangan ini menjadi kompensasi atas tugas dan tanggung jawab jabatan yang diemban, sehingga besarannya berbeda antar jabatan.
Tunjangan kinerja dan TPP
Tunjangan kinerja menjadi salah satu komponen terbesar, dan besarannya berbeda antar kementerian. Perbandingannya terlihat pada tabel berikut.
| Kementerian/Lembaga | Rentang Tunjangan Kinerja |
|---|---|
| Kementerian Keuangan | Rp 2.575.000 – Rp 46.950.000 |
| Kemenkumham dan BKN | Rp 2.531.250 – Rp 33.240.000 |
| TNI dan Kemhan | Rp 2.553.100 – Rp 48.613.500 |
| Kementerian Agama | Rp 1.968.000 – Rp 29.085.000 |
PNS daerah tidak memakai angka ini. Mereka memakai tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang ditetapkan kepala daerah. Perbandingan lebih lengkap ada di tunjangan kinerja PNS per kementerian.
Mengapa Gaji PNS Bisa Berbeda
Ada tiga faktor utama yang membuat penerimaan PNS tidak sama. Pertama, golongan dan masa kerja menentukan gaji pokok. Kedua, status keluarga menentukan tunjangan keluarga. Ketiga, tempat bertugas menentukan tunjangan kinerja atau TPP serta pemberian terbaru sesuai kebijakan Perpres Nomor 79 Tahun 2025.
Faktor kementerian cukup berpengaruh. Dua PNS bergolongan sama bisa menerima total penghasilan yang berbeda karena tunjangan kinerjanya tidak sama besar. PNS pusat menikmati tunjangan kinerja kementerian, sedangkan PNS daerah bergantung pada kebijakan TPP daerahnya.
Cara Menghitung Perkiraan Penghasilan
Untuk memperkirakan penghasilan bulanan, mulailah dari gaji pokok sesuai golongan dan masa kerja. Tambahkan tunjangan keluarga bila sudah menikah dan punya anak. Setelah itu tambahkan tunjangan pangan, tunjangan umum atau jabatan, serta tunjangan kinerja atau TPP.
Hasil akhirnya adalah perkiraan penghasilan bruto sebelum potongan. Karena komponennya berbeda tiap kementerian dan daerah, angka akhir setiap PNS bisa tidak sama.
Gaji 13 dan Gaji Pensiun
Selain gaji bulanan, PNS menerima gaji ke-13 yang dihitung dari komponen penghasilan bulan Mei. Bagi CPNS, porsinya 80%. Setelah pensiun, PNS tetap menerima gaji pensiun bulanan meski besarannya berbeda dari saat masih aktif.
Perbedaan Gaji PNS Pusat dan Daerah
PNS pusat dan PNS daerah menerima gaji pokok yang sama karena diatur dalam PP 5/2024. Yang berbeda terletak pada tunjangan, terutama tunjangan kinerja atau TPP.
PNS kementerian menerima tunjangan kinerja dengan rentang yang berbeda tiap kementerian. PNS daerah menerima TPP yang ditetapkan kepala daerah, sehingga besarannya mengikuti kebijakan dan kemampuan fiskal daerah.
Karena itu, pertanyaan berapa gaji PNS sebaiknya dilengkapi keterangan golongan dan tempat bertugas agar jawabannya tepat.
Membaca Nominal di Slip Gaji
Slip gaji mencantumkan gaji pokok dan tiap tunjangan secara terpisah. Dengan membaca komponennya satu per satu, PNS dapat memastikan gaji pokok sudah sesuai golongan dan tunjangan keluarga sudah dihitung dari persentase yang benar.
Jika ada komponen yang tidak sesuai, PNS dapat menanyakan ke unit kepegawaian untuk dilakukan pengecekan.
Faktor yang Sering Terlupakan
Selain golongan, masa kerja, dan tempat bertugas, status keluarga dan status kepegawaian ikut menentukan penerimaan. CPNS menerima 80% dari penghasilan PNS, sedangkan PNS penuh menerima 100%.
Dengan memperhitungkan seluruh faktor ini, perkiraan gaji PNS menjadi lebih akurat dan tidak berhenti pada gaji pokok saja.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Apakah CPNS langsung menerima gaji penuh?
Tidak. Selama masa percobaan, CPNS menerima 80% dari penghasilan PNS golongannya. Gaji dibayar penuh setelah diangkat menjadi PNS.
Apakah gaji PNS sama di semua daerah?
Tidak sepenuhnya. Gaji pokok bersifat nasional, tetapi tunjangan seperti TPP ditetapkan masing-masing kepala daerah sehingga bisa berbeda.
Kapan gaji PNS naik?
Kenaikan berkala datang tiap dua tahun masa kerja. Di luar itu, pemerintah dapat menetapkan kenaikan gaji nasional untuk seluruh golongan sesuai kebijakan yang berlaku.
Pembaruan data: PP Nomor 5 Tahun 2024 masih menjadi dasar perhitungan gaji pokok PNS pada 2026. Sebagai tambahan, pemerintah menetapkan kenaikan gaji melalui Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 dengan besaran 8% untuk golongan I–II, 10% untuk golongan III, dan 12% untuk golongan IV. Kenaikan tersebut mulai berlaku sejak Oktober 2025 dan rapelnya dibayarkan pada November 2025.






